Prologue Jejak Mahakarya 2016: Eat, Pray, Love



 

“I wondered, “Why have I been chasing happiness my whole life when bliss was here the entire time?”
Elizabeth Gilbert, Eat, Pray, Love

 

jejak_mahakarya_2016


DCIM100GOPROGOPR0693.


DSC07803-01


DSC07840-01


DSC07735-01


DSC08138-01


Lihatlah ke luar untuk belajar. Tengoklah ke dalam untuk kebahagiaan yang terpendam.


DCIM106GOPROG0296450.


DCIM103GOPROG0093980.


DSC08463-01


DSC08396-01


DSC07890-01


IMG_20160822_055814-01


Apa jadinya bila Bali bukan di sini di negeri kita sendiri karena Bali adalah mahakarya keindahan dan keseimbangan hidup antara manusia dan alam dan Mahacinta maka seperti inilah kita ketika aku dan kamu dan segelas kopi berserah diri pada napas alam raya yang berembus teratur seperti menyelaraskan suara pada gemericik air yang jatuh berbunyi di pinggiran pematang sawah menghijau dengan bulir padi menguning yang mengandung janji dan doa oleh para pengharap berkahNya yang telah menunjukkan bahwa Ia adalah Cinta dan Ia telah menciptakan  Bali dengan kuas dan juga ukiran keindahan  agar kita bisa merasakan cinta dan kesempurnaanNya sehingga di sinilah kita memahami betapa bahagia itu tidak berbatas dan sempurna adalah ketika kita merasa ikhlas.

Apa jadinya bila Bali bukan di sini?



ikuti seri  tulisan tentang perjalanan Jejak Mahakarya 2016 di blog ini.

2 Responses to “Prologue Jejak Mahakarya 2016: Eat, Pray, Love

Leave a Reply

%d bloggers like this: