Jadi Kapan Kamu Ke Flores?

Ingin menjadi manusia abadi? Datanglah ke Flores.

Daratan Flores itu, seperti cinta. Sulit dijelaskan dengan aksara, namun megah rasanya di dalam hati.

Laut Flores itu, seperti rindu. Dalam dan seakan-akan membisu, namun beriak menggelora di dalam jiwa.

Apakah kamu belum pernah berpikir datang ke Flores?

daratan-flores

Flores, dalam seperti rindu dan megah laksana cinta. ~worldatlas.com

Ketika matahari mulai memendar sinarnya menjelang sore hari, dan kuda-kuda berlarian di Padang Sabana Mausui. Hanya ada suara angin, hanya ada suara tapak kaki, hanya ada suara burung, hanya ada suara rumput dan ranting yang beradu. Mungkin sesaat kamu akan berpikir, apakah aku masih di dunia? Apakah ini surga?

Tidak, kamu tidak ke mana-mana. Kakimu masih di bumi, nafasmu masih ada di katulistiwa. Kamu ada di belahan timur nusantara, kamu ada di Manggarai Timur, Flores

Jadi kapan kamu ke Flores?

savana

Apa yang lebih indah dari kebebasan? Di padang sabana Mausui, kuda-kuda ini menikmatinya. ~kompas.com

Setelah bertahun-tahun, caramu mengenangku mungkin telah berubah. Setelah berabad-abad, adab juga akan berubah. Tetapi ketika ada yang tidak berubah, bukankah itu cinta yang sangat dalam dan kekal?

Naiklah ke pegunungan Flores, ke barat kota Ruteng, berjalan kaki mendaki selama 4 jam, kamu akan sampai di Desa Wae Rebo. Di sini, cinta itu tidak pernah berubah. Mbaru Niang, rumah mereka, tetap seperti ketika dibuat, 19 generasi yang lalu.

 

pemukiman-waerebo-tradisional

Selama ratusan tahun, cinta itu abadi di Wae Rebo. ~ indonesia.travel

Atau, pergilah ke kampung Bena di Aimere, di mana rindu telah bersemi lebih dari seribu tahun. Dan tidak ada setitikpun rasa untuk mengubah akar rindu itu. Kenapa? Karena mereka menikmati sebuah cinta yang teramat indah untuk diganti.

Apakah kamu masih tidak percaya bahwa cinta itu bisa kekal? Di kampung Bena, cinta lahir sejak jaman megalitikum.

Jadi kapan kamu menikmati cinta Flores?

bena-village

Keabadian di kampung Bena. ~ rolandtravel.com

Kehidupan abadi di Flores itu, bahkan telah merasuki para hewan yang diyakini sudah ada sejak lebih dari sejuta tahun lalu, Komodo. Lebih dari sejuta tahun? Iya. Mungkin saja di sana ada sumur yang menyemburkan air keabadian Tirta Amertasari, air yang diminum oleh para dewa dewi di surga dan menjadi asal muasal legenda Gerhana Matahari

Lalu apakah kamu tidak ingin mereguk sedikit air Tirta Amertasari itu?

komodo

Keabadian Komodo, ada sejak jutaan tahun yang lalu. ~ goindonesia.tours

Kita pernah diceritakan tentang surga yang indah, taman-taman yang tertata rapi, buah-buahan, sungai, dan segala keindahan yang lebih indah dari semua yang indah di dunia.

Aku, kamu, kita, belum pernah melihat surga. Tetapi setidaknya aku sudah pernah ke Flores. Menjejakkan kaki di pasir pantai berwarna merah muda, apakah pernah terbersit dalam mimpi-mimpimu? Naik ke atas bukit di Labuan Bajo, lalu berteriak melompat bahagia sampai sesak di dadamu hilang, apakah ada dalam angan-angan masa kecilmu? Semua itu ada, di Flores.

pink-beach

Iya, pantai ini berwarna merah muda. Warna cinta, karena Flores penuh cinta. ~ pedomanwisata.com

 

labuan bajo

Labuan Bajo, labuhkan hatimu di sini. ~ labuanbajo.flores.com

Jadi kapan kamu ke sana? Menaiki kapal-kapal itu, seperti nenek moyang kita jaman dahulu?

Puluhan tahun hidup di kota besar, aku, kamu, hanya melihat kehebatan masa lalu nusantara melalui layar kaca dan cerita sambil makan. Pernahkah kamu terpikir untuk melepaskan siapa dirimu? Lalu melebur bersama angin laut dan ombak biru serta gelapnya malam di atas kapal? Tidak lama, aku hanya memintamu sebentar, tidak lebih dari seminggu. Kita meminum kopi di geladak kapal, bernyanyi lagu-lagu romantis seolah kita tidak kembali lagi ke kota besar.

life-on-board

Live on board, seperti masa lalu. ~ komodoopentrips.com

Kamu tahu? Flores itu menantimu di darat udara dan dalam laut. Ia tidak akan melepaskanmu sedikit saja dari rayuan memabukkan seperti para pecinta. Tanggalkan bajumu dan ceburkan diri ke hangatnya laut di sana. Tengoklah ke sekeliling, betapa matamu akan terbuai oleh tarian para penghuni kedalamannya, warna warni bunga laut, dan kecupan mesra ikan-ikan di tubuhmu.

Flores

Selamat datang, itu ucap mereka melalui buih-buih air. ~ nusantararesearch-net

Flores tidak pernah main-main memberikan cinta ke pada siapapun yang datang, lalu kapan kamu ke sana?

flores-diving

Ikan-ikan ini akan mengajakmu menari di dalam laut Flores.

Pernah kamu berpikir melihat paus dari dekat? Seperti legenda Moby Dick? Kalau kamu takut, tidak apa-apa. Tunggulah di pantai sebentar, aku akan datang membawakan daging paus untukmu. Jangan kuatir mereka akan punah di sini, itu tidak akan terjadi,  selama ratusan tahun orang-orang ini hidup seperti ini, menangkap paus dengan tangan sendiri. Seekor paus, cukup untuk makan satu desa selama berbulan-bulan. Kamu mau? Tunggu sebentar.

whale-fishing

Paus datang, kami terbang. ~ dailymail.co.uk

Whalesplit

Flores yang penuh cinta adalah sekumpulan orang-orang perkasa. ~ dailymail.co.uk

whalecut

Selama ratusan tahun, tidak pernah berubah. Kesetiaan kepada janji adat. ~ dailymail.co.uk

Cinta memang tidak pernah memiliki alasan, dan cinta datang tanpa permisi, kita hanya dapat merasakan di dalam hati. Seperti juga Flores, setia menanti kita datang dengan cintanya, dan setia dengan peradabannya selama ratusan tahun.

Bagaimana? Jadi kapan kamu ke Flores? Datanglah dan jatuh cintalah!

 



 

53 Responses to “Jadi Kapan Kamu Ke Flores?

Leave a Reply

%d bloggers like this: