Stupid together

Love is… being stupid together.

Rasa cinta adalah mutlak punya anak muda sekitaran SMA dan kuliah. Mutlak ituuh.  Anak-anak SD, SMP, begitu udah mulai mengenal yang namanya cinta, maka sesaat otak dan pikirannya menjadi “SMA”. Jadi kreatif dan bodoh.

Begitu juga dengan orang-orang tua. Begitu jatuh cinta (lagi) maka sontak umurnya akan berasa muda lagi. Lalu menjadi kreatif dan bodoh yang itu sebenarnya beda tipis.

Kalo udah suka-sukaan, maka semua jadi masuk akal. Bagi anak SMA, bolos sekolah buat pacaran di Sevel, lalu nonton di XXI, lalu ciuman deh di dalam. Atau buat yang tua, kabur dari tempat kerja lalu makan siang, lalu check in deh.

Atau ngobrol di telpon sampai jam 4 pagi setiap malam, atau bela-belain nganterin dari Jakarta ke Jayapura, atau bagi yang SMA, rela gak jajan cuma buat nabung beliin hadiah. Ohhh coo cuiittt…

Trus yang suka BBM an, mpe tengah malam, atau phone sex, akhirnya tuker-tukeran foto bugil. Kek si ituu tuuuh yang heboh ama istri orang. Atau asik beradegan horny-hornyan, direkam, ehhhh.. hp nya dicuri orang, lalu kesebar deh.

Ya, begitulah kita saat sedang jatuh cinta. Kreatif, dan bodoh, yang cuma dibatasin oleh kain yang tipiiiissss…

Tapi, justru di dalam kebodohan itu kita menemukan kehangatan, kebahagiaan, dan senyuman. Dalam kebodohan itu kita menikmati semuanya. Tanpa syarat, tanpa aba-aba.

Love has no reasons..

Love has no conditions..

Because love is.. being stupid together!

Lu harus setuju dengan kalimat gw di atas. HARUS!!!!!!

Leave a Reply

%d bloggers like this: